Islamic Study Community – VEDC Malang


BATU BESAR

Posted in Muhasabah oleh Ukhti Soleha pada 28 Januari 2009

kerikil

Suatu hari seorang dosen sedang memberi kuliah tentang manajemen waktu pada paara mahasiswa MBA. Dengan penuh semangat ia berdiri didepan kelas dan berkata, “Okay, sekarang waktunya untuk quiz.” Kemudian ia mengelurakan sebuh ember kosong dan meletakkannya dimeja. Kemudin ia mengisi ember tersebut dengan batu sebesar sekepalan tangan. Ia mengisi terus hingga tidak adalagi batu yang cukup untuk dimasukkan kedalam ember. Ia bertanya kepada kelas, “Menurut kalian, apakah ember ini telah penuh”

Semua mahasiswa serentak berkta, “Ya!”
Dosen bertanya kembali,”Sungguhkah demikian?.” Kemudian, dari dalam meja ia mengeluarkan sekantung kerikil kecil. Ia menuangkan kerikil – kerikil itu ke dalam ember lalu mengocoknya – ngocok ember itu sehingga kerikil – kerikil itu turun kebawah mengisi celah – celah kosong diantara batu – batu. Kemudian sekali lagi ia bertanya pada kelas,”Nah, apakah sekarang ember ini telah penuh?”

Kali ini para mahsiswa terdiam. Seorang menjawab, “Mungkin tidak.”

“Bagus sekali”, sahut dosen. Kemudian ia mengeluarkan sekantung pasir dan menuangkannya ke dalam ember. Pasir ini berjatuhan mengisi celah – celah kosong antara batu dan kerikil. Sekali lagi, ia bertanya pada kelas, “Baiklah, apakah sekarang ember ini sudah penuh?”
“Belum!”sahut selurukh kelas.

Sekali lagi ia berkata, “Bagus.Bagus sekali.” Kemudian ia meraih sebotol air dan mulai menuangkan airnya ke dalam ember sampai ke bibir ember. Lalu ia menoleh kekelas dan bertanya. “Tahukah kalian apa maksud iluustrsi ini?”.
Seorang mahasiswa dengan semangat mengacungkan jari dan berkata, “Maksudnya adalah, tak peduli seberapa padat jadwal kita, bila kita mau berusaha sekuat tenaga maka pasti kita bisa mengerjakannya”
“Oh, bukan,” sahut dosen, “Bukan itu maksudnya. Kenyataan dari illustrasi mengajarkan pada kita bahwa: bila anda tidak memasukkan “batu besar” terlebih dahulu, maka anda tidak akan bisa memasukkan semuanya.”
Apa yang dimaksud dengan “batu besar” dalam hidup anda? Anak – anak anda; Pasangan anda; Pendidikan anda; Hal – hal yang penting dalam hidup anda; Mengajarkn sesuatu pada orang lain; Melakukan pekerjaan yang kau cintai; Waktu untuk diri sendiri; Kesehatan anda; Teman anda; atau semua yang berharga.

Ingatlah untuk selalu memasukkan “Batu Besar” pertama kali atau anda akan kehilangan semuanya. Bila anda mengisinya dengan hal – hal kecil (semacam kerikil dan pasir) maka hidup anda akan penuh dengan hal – hal kecil yang merisaukan dan ini semestinya tidak perlu. Karena dengan demikian anda tidak akan pernah memiliki waktu yang sesungguhnya anda perlukan untuk hal-hal besar dan penting.

Oleh karena itu, setiap pagi atau malam, ketika akan merenungkan cerita pendek ini, tanyalah pada diri anda sendiri: “Apakah “Batu Besar” dalam hidup saya?” Lalu kerjakan itu pertama kali.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: